I not like chatting person

Sebenarnya ini sudah viral sejak dua minggu yang lalu. Namun kesampaian nulis sekarang. Postingan ini bikin makjleb banget. Jadi inget interview Dula Jaelani anak Maia- Dhani di kapanlagi. Ada kok di youtube. Bahwa pendekatan lewat chatting kurang manly katanya. Meski dia lebih muda dariku tapi pemikirannya mature. Jadi lebih bijak namun sayangnya kurang terarah lebih baik. Soalnya tweet dia kadang bener kadang enggak. Kalau mengenai chatting person aku sependapat dengan dul.

Memang ya semua pada keranjingan sosial media. Untungnya aku sudah mulai mengurangi addicted sosial media. Tik Tok aku tidak tertarik. Facebook sudah tutup akun. Twitter cuma ingin tahu yang lagi viral trending dunia gimana. Aku suka kata- kata seperti blogging. Namun twitter ruang kata terbatas tapi fast respon. Kalau instagram suka kepo gitu ama dunia seleb baik lokal maupun dunia.

Sosial media saat ini menjadi ajang pamer seperti stand up bang Raditya Dika. Tidak heran ada suatu prestige enggak heran postingan wanita menolak selebgram viral. Untung si cewek mature. Jadi pembelajaran buat aku juga. Menakutkan aja gitu kenal hanya lewat chatting lewat face to face kadang suka tertipu apalagi sosmed.

Sedari dulu aku bukan orang yang suka chatting person ke lawan jenis tapi jika memiliki hobi dan minat yang sama baru deh chatting person. Itupun pasti sesama wanita. Lebih enak aja gitu toh pembicaraannya soal hobby. Akupun juga pribadi introvert yang semua hal posting tentang kehidupan pribadi. Aku juga nyaris jarang memakai foto asli jadi foto profil.😅 Dunia blogging sepertinya cocok karena bisa muat kata banyak menyisipkan gambar maupun video. Tidak harus menampilkan siapa aku. Akhirnya list punya blog personal TLD terwujud sekarang. Tapi mana ada sih yang juga tertarik denganku😂

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *